Pages

Selasa, 24 Desember 2013

Aku Bukan Bunga

Aku, hanyalah wanita biasa. Bukan wonder woman. Bukan pemilik hati baja. Dan bukan juga robot.

Aku, punya hati. Aku, punya perasaan. Aku, seperti wanita lainnya.

Aku ingin diperlakukan biasa. Meski banyak orang menyalah artikan kata biasa. Bukan maksud ku ingin dilihat, dipuji, atau dielu-elukan oleh semua orang. Aku hanya ingin dihargai. Aku tak menuntut lebih. Tak juga berharap kasih.

Aku ingin dianggap ada. Sosokku nyata, menginjak tanah. Aku bukan makhluk halus yang perlu kalian takuti. Sekali lagi, aku sama seperti kalian.

Dan, aku juga tak ingin dibuang. Aku senang membantu kalian. Aku senang bercanda tawa dengan kalian. Dan, aku senang jika aku bermanfaat bagi kalian.

Tapi, aku mohon... jangan perlakukan aku seperti bunga. Saat berkembang, kalian petik. Kalian puji semua keindahan yang ku miliki. Tapi, saat layu... kalian hempaskan ke tanah, terinjak-injak oleh lalu lalang kaki-kaki kesibukan. Atau kalian buang ke tempat sampah, tercampur dengan sejuta aroma yang membuat bunga itu kotor. Atau kalian urai mahkota bunga itu ke lantai.. agar jika tersapu, akan berbaur dengan debu.

Hanya itu yang kupinta dari sebuah pertemanan. Tak banyak bukan? Tapi mengapa rasanya sulit untuk didapatkan? Atau memang kalian yang sengaja tak ingin melakukan?

Published with Blogger-droid v2.0.10

Aku Berkata... MAAF

untukmu wahai temanku

Ada sesuatu yang mengetuk pintu hatiku. Aku teringat akan pertemanan kita dulu. Teringat bagaimana lugunya kita bertemu, teringat akan kebohongan dan kepalsuan yang kita jadikan benteng pertemanan. Ada bayangmu yang kuingat di waktu-waktu tertentu. Wajahmu senantiasa berdiam diri memenuhi setiap ruang otakku. Mungkin sudah saatnya aku mencarimu, menjabat tanganmu, dan mengucap maaf padamu. Aku tak peduli seberapa besar orang akan mencaciku, seberapa jauh orang akan mencibirku.. Aku tak peduli. Aku hanya ingin hidup tenang, damai, dalam balutan kasih dan pertemanan. Kesalahan awal adalah tak adanya rasa jujur dalam diriku. Ego yang kupunya mengalahkan setiap detik maaf yang akan terucap. Rasa angkuh yang tertanam membuat setiap jujur kembali ke dalam benak.

Penyesalan memang selalu datang terlambat. Ungkapan yang sudah mendarah daging di kalangan masyarakat. Terlebih untuk diriku sendiri. Sesalku tak pernah mengatakan ini semua dari awal, dari pertama kali kita berjabat tangan saling kenal. Aku membiarkan kronologi cinta segitiga itu memecah belah ikatan pertemanan yang sebenarnya rapuh. Aku membiarkan semua berjalan seolah dunia adalah milikku. Aku lupa, bahwa ada dzat yang telah mengatur semua lika-liku kehidupan ini. Aku melupakan setiap nafas yang kuhembuskan, setiap detik yang kuhabiskan, dan setiap kebohongan serta kepalsuan yang terucapkan.. tercatat dalam buku amal yang akan ku pertanggungjawabkan.

Aku berikrar seorang diri, meneguhkan hati yang lemah ini. 'Maaf' ingin segera meluncur bebas di hadapanmu, 'maaf' telah lelah karena terkurung jarum waktu. Sangkarnya pun telah berkarat dan berdebu. Tak ada alasan lagi untuk menunda. Belum tentu esok aku masih ada.

Tapi, bagaimana? Bagaimana caranya aku menemuimu? Kita terpisahkan oleh jarak. Dan, bagaimana? Bagaimana jika niat tulusku tak mendapat respon darimu? Bagaimana jika saat aku berhadapan denganmu, aku malah membisu? Atau aku akan mengajakmu berbincang seputar obrolan yang sama sekali bukan merupakan tujuan awalku? Bagaimana ini Tuhan? Beri aku jawabanMu. Aku mohon petunjuk dariMu.

Dan untuk kamu, temanku... aku berjanji pada diriku, 'maaf' itu akan segera terlaksana, sebelum jarak memisahkan kita lebih jauh.

Aku senantiasa berdoa, meminta pada Rabb-ku agar kau turut merasakan apa yang aku rasakan. Agar nantinya, kita sama-sama sadar bahwa hidup akan jauh lebih indah jika kita saling memafkan.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Senin, 16 Desember 2013

Bintangku.. Kau Kembali

Sudah lama aku merajut helai demi helai menjadi asa. Sudah lama aku mengais besi satu demi satu menjadi benteng Takeshi. Telah lama ku nantikan saat-saat ini. Saat dimana aku tak memerlukan benteng untuk bersembunyi dari kejaran asa yang tak kunjung usai. Saat dimana aku bisa berdiri dengan sempurna menatap dunia. Dan saat dimana aku menjemputmu sebagai jawaban sebuah impian. Seulas senyum tersungging di bibirku. Ingin rasanya aku peluk dunia saat ini juga. Ingin rasanya aku berteriak pada semesta, berterima kasih pada Sang Pencipta. Tuhan, itu bintangku. Bintang yang selama ini ku tunggu, bintang yang selama ini memenuhi langit-langit kamarku, bintang yang selama ini selalu hadir kala ku pejamkan mata ini. Terima kasih Tuhan.. Kini, aku tak perlu lagi menopang dagu, tak perlu lagi menekuk lutut, apalagi menutup muka.. Aku berani berpijak di bumi-Mu, walau di atas puing sekalipun.. bersama bintangku.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Minggu, 15 Desember 2013

Secangkir Doa Dalam Tepian Rindu

Tak ada yang bisa mengira kapan hujan akan datang. Hanya Tuhan yang tau. Tak ada yang bisa menerka kapan angin akan menyerbu. Hanya Tuhan yang tau. Begitu pun rindu. Datang tak menentu, dan pergi seketika ia mau. Angin dan hujan memang datang beriringan, membawa aroma sendu bagi siapa saja yang mau. Namun, tidak untuk saat ini. Hujan tak lagi bergeming. Hanya angin yang setia berhembus kesana kemari, mencari jiwa-jiwa yang tengah terpuruk di sudut bumi ini. Membawa terbang angan-angan kecil yang hanya sebatas impian sang pemilik. Aku disini tengah menantikannya. Menantikan angan-angan kecil yang kugantungkan pada setiap rasi bintang yang ada. Berharap Tuhan kan berikan semua yang ku pinta. Aku masih menunggu, menunggu bintang itu jatuh, dan berubah sosok menjadi kamu. Iya, kamu. Kamu yang telah berhasil menyita setiap waktu dalam hidupku, menghabiskan setiap pena yang kupunya hanya untuk goresan kelabu, mencacah-cacah setiap asa yang ku rajut dengan peluh keringatku. Kau tinggalkan seberkas jejak di hati ini, entah bijih magnet apa yang telah kau tanam.. hingga sulit rasanya untuk dicabut, meski dengan bantuan ibu peri sekalipun. Rindu. Itulah yang berhasil kau tancapkan di ladang emasku. Itulah yang menjadi alasanku bertahan di atas puing-puing kehidupan yang mungkin sebentar lagi akan rubuh. Itulah satu kata yang bisa membangkitkan emosi yang terselubung dari sekian ruang di relung hati. Itulah hal yang bisa wanita sejati lakukan, untuk sosok yang berharga dalam hidupnya. Begitu tega kau beri aku lautan rindu. Bagaimana caraku menghabiskannya? Haruskah ku hapus lautan itu menjadi hamparan pasir? Tapi aku tak mau. Haruskah ku siram dengan panasnya bara api? Tapi aku tak sanggup. Tuhan, apa yang harus ku perbuat? Aku tak mungkin hanya menunggu dalam diam. Aku tak mungkin terus duduk di sudut ruangan sambil mengaduk-aduk secangkir teh seorang diri? Aku butuh dia.. aku butuh dia.. aku butuh... Tuhan, apa yang harus ku perbuat dengan satu cangkir ini? Haruskah aku membuangnya? Membelikan pasangannya yang baru? Atau haruskah ku tunggu sampai pemilik pasangan cangkir itu kembali? Ku titipkan rinduku dalam secangkir doa.. untukmu.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Kamis, 14 November 2013

Pertemuan Singkat (1)

Langit biru mulai menghitam, awan putih mulai menghilang, angin kencang terus menerjang, namun kau semakin menyerang. Tak ada yang istimewa darimu, hanya sepasang bola mata cokelat khas Indonesia yang kian memburu, berusaha mempercepat waktu sebelum hujan datang menyerbu. Di sudut tiang bambu aku terpaku. Seulas senyum terlukis akan tingkahmu yang lucu. Gemuruh langit mulai mengudara di ruang dengarku, meninggalkan setitik rasa takut di dalam lubuk hatiku. Namun segera semua sirna saat kau tepat satu langkah disampingku. Aku membelokkan arah pandangku tepat dimana kau tengah asyik bergumam dalam senandung lagu. Memang, tak ada yang istimewa darimu. Sekali lagi, kau hanyalah seperti lelaki biasa pada umumnya. Jeans levis dipadukan dengan kemeja putih membaluti tubuhmu yang mulai membaur dalam aroma dingin butiran hujan sore hari. Aku menerawang jauh ke masa depan, bertanya-tanya dalam hati 'akankah dia' 'akankah dia' dan 'akankah dia'. Tanya itu seolah membangkitkan rasa yang selama ini tersembunyi dalam hamparan pasir di pinggir lautan, sebuah rasa yang mampu membuat ombak kembali berderu, terumbu karang kembali bekerja, dan ikan kecil menari-nari dalam tenangnya samudera. Niatku ingin berlama-lama disini, dalam ruang bambu yang mampu membaluti rasa yang mulai bersemi kembali. Sayangnya, alam enggan membantuku. Perlahan ia berhenti menumpahkan amarahnya pada bumi pertiwi. Genangan air mulai menyusut, meninggalkan remang-remang spektrum merah biru di atas tanah tiang bambu. Deru kendaraan mulai berseteru. Setelah hujan membuat sepi alam indahku. Sementara aku masih diam terpaku, seraya melantunkan doa dalam lubuk hatiku. Berharap kau masih bersenandung di sampingku. Tapi, Tuhan berencana lain. Kau tergesa-gesa melangkah meninggalkan sejuta harapan yang ku tumpukan padamu. Aku hanya diam, mengamati punggungmu yang kian menjauh di tikungan sore itu. 'Semoga kita bertemu lagi' pintaku dalam hati.

posted from Bloggeroid

Selasa, 15 Oktober 2013

Untukmu Bunda


Untukmu Bunda

Karya : Nufaisa Azizah

Puisi ini hanyalah untaian kata yang mewakilkan seluruh rasa dalam relung dada
Di suatu kesunyian malam
dalam balutan sinar rembulan
Aku terpaku menatap wajahmu
yang kian dimakan usia dalam kegelapan
                                                Aku mempererat langkah menghampirimu
                                                Tertunduk malu atas segala dosaku
                                                Rasa sesal penuhi atmosfer dadaku
Ingin sekali tangan keji ini membelaimu
Ingin sekali bibir ini mengucap maaf padamu
Ingin sekali tubuh ini memelukmu
merasakan setiap hangatnya ketulusan cintamu
                                                Bunda…
                                                Tangismu sungguh merdu
                                                Bagai symphony yang tak lekang oleh waktu
                                                Pelukanmu menenggelamkan segala getir kehidupan
                                                Getar suaramu menentramkan segala kebisingan
Setiap nafas yang kau hembuskan
Segala usaha berat yang kau anggap ringan
Namun dibalik senyummu ku tau
Kau menyimpan letih yang teramat dalam
                                                Perjuanganmu begitu berarti untukku
                                                Meski terkadang hanyalah sebutir cacian yang terucap dari bibirku
                                                Secercah hinaan yang menyayat hatimu
                                                Namun kau tetap setia menemaniku, menggiring langkahku
Tapi, aku…
Aku hanyalah ranting rapuh yang tergeletak diatas tanah
Aku hanyalah semut kecil yang tersesat di tengah hutan
Aku hanyalah batu karang yang terdampar di pinggir lautan
yang kehilangan arah tanpa genggaman seorang penyayang
                                                Bunda, aku tau
                                                Bukan ribuan emas yang kau harapkan dari kesuksesanku
                                                Bukan lembaran uang yang kau inginkan dari keberhasilanku
                                                Bukan juga sebatang perunggu yang kau pinta dari kemenanganku
Bunda… kusemai kebersamaan kita dalam ingatan
hingga menjadi buah kebahagiaan
Bunda… taka da sesuatu berharga yang dapat kuberikan
Hanya ini… senandung puisi untukmu bunda

Selasa, 09 Juli 2013

DAMAI? May Be



Aku dan Kau. Wanita yang sulit mengucap kata damai. Selalu ada kabar angin yang mampu memecah belah ikatan pertemanan kita. Ya, meski hanya ikatan pertemanan. Aku dengan segala keangkuhan hati, sementara kau dengan wajah kepura-puraanmu. Aku menjalani hidupku dengan penuh pengorbanan. Kau juga. Aku dan Kau saling merasakan pahitnya kehidupan. Kita memang pernah bertemu, sekali seumur hidup. Dan berharap pertemuan itu tak kan pernah terulang kembali. Kita pernah tertawa, namun itu hanya biasan semata. Kita pernah berbincang, namun itu hanya masa lalu yang silam. Dan kita pernah saling menatap, berharap salah satu pasang mata akan mengucap kata maaf.. namun, yang terucap hanyalah omongan belaka. Aku terlahir dengan keangkuhan hati yang kuat. Aku bertahan hidup dengan membunuh hati sendiri. Segala caci maki serta hinaan seolah tak mempan rubuhkan hatiku. Sementara kau, kau hidup dengan kepolosan belaka. Kepura-puraan yang dapat menghipnotis kaum adam. Entahlah, masih lebih baik aku atau dirimu. Yang jelas, hati ini belum ikhlas mengucap kata maaf. Kurasa kau juga begitu. Meski sempat beberapa kali kata itu ada, namun hanya dalam sebuah tulisan bukan ucapan. Maafkan aku, 'teman'. Mungkin suatu hari nanti, hati beku ini bisa berubah menjadi cair.. sama halnya seperti 'pertemanan' kita dulu yang berawal dari sebuah kronologi cinta segitiga.

posted from Bloggeroid

Sabtu, 22 Juni 2013

Aku dan Semesta

Puisi ini tercipta, ketika amarah sang tokoh sedang membara-bara. Ini puisi dimana sang tokoh merasa lelah dengan semesta yang seakan tak peduli dengan dirinya. Ia disayang ketika ia berguna. Lalu, ia dibuang ketika tlah habis seluruh tenaganya.

Kala ufuk timur mulai membiru
Kau angkat derajatku
Sayangi aku, kasihi aku
dan lindungi aku dari satelit penghancur bumi

Tawaku bergema di sudut-sudut ruangan
Bermain nada dengan hembusan angin di luar sana
Ciptakan symphony untuk semesta
yang selamatkanku dari bahaya

Terkuras sudah sluruh energi yang kupunya
Tanpa henti ku trus berusaha
Dengan butiran tenaga yang tersisa
berjuang demi semesta

Terkapar aku di atas teriknya sinar mentari
Tenggelam dalam lautan energi
Pancaran kasih yang slalu ku dapati
Kini terbang bersama pecahan symphony

Gagal aku berbalas budi
Kini... hancurlah semesta ini
Aku berjalan kesana kemari
Mencari sebongkah perlindungan yang masih tersisa di negri ini

Apa daya...
ufuk barat kian berubah menjadi gelap
Biru yang sekian lama ku tatap
kini berganti kelabu dan hitam

Aku pasrah, menyerah dengan semesta
Kau tak lagi ada untukku
Dan aku tak lagi berguna untukmu
Selesai sudah cerita kita dalam retakan symphony

posted from Bloggeroid

Jumat, 21 Juni 2013

Cinta, Tak Seindah Awalnya



Ada sebuah persepsi yang menyatakan bahwa kehilangan seseorang bisa membuat orang lain menjadi gila. Ternyata, hal ini memang benar terjadi di tanah air. Satu dari sekian banyak orang yang kehilangan seseorang yang dicintainya, mengaku telah mengkategorikan dirinya sebagai orang gila. Simak cerita berikut.

Ada seorang tokoh, perempuan, cantik, tinggi, putih, pintar, perfect, gaul, dan so pasti kece abis. Dibalik sifatnya yang memukau, perempuan ini tergolong sosok pendiam. Ia tak banyak bicara. Ia lebih sering memendam perasaan daripada mengutarakannya.
Suatu hari, ia bertemu dengan seorang pangeran, yang mungkin bukan pangeran idamannya. Sebelumnya, sang tokoh ini tidak tau dan tidak pernah mau tau apa itu cinta. Bahkan, dia tidak pernah sedikitpun berani menyentuh cinta. Ia beranggapan, cinta itu hanya tipu muslihat belaka. Segala keluh kesah temannya akan cinta, tak pernah ia dengarkan. Ia menjauhkan diri dari cinta.
Hingga suatu saat, sosok pangeran tadi perlahan-lahan mendekati sang tokoh. Kecantikannya membuat pangeran jatuh cinta padanya. Sang pangeran pun berusaha sekuat tenaga demi mengejar cintanya. Duri-duri semak tak getir menghentikan langkahnya. Ombak besar pun ia halau dengan tangan semata. Hingga akhirnya, sang tokoh mulai masuk ke dalam jaring-jaring cinta pangeran. Ia merasakan hal yang sebelumnya tak pernah ia rasakan. Rindu. Iya, sang tokoh merasa rindu. Rindu akan pangeran. Lambat laun sang tokoh diam-diam menaruh hati pada pangeran. Mereka berusaha menyatukan hati yang kaya akan perbedaan.
Datang waktunya, hati itu menyatu. Erat. Sangat erat. Bahkan sulit untuk dipisahkan. Mereka bahagia. Sangat bahagia. Hari-hari mereka penuh dengan warna. Cahaya pelangi seolah menghampiri setiap pagi. Sinar bulan seakan menjadi pertanda esok masih ada hari kita bersama.
Hari demi hari. Bulan demi bulan. Tahun demi tahun. Kebahagiaan sang tokoh mulai pudar. Senyum mentari yang selalu ia sunggingkan kepada semesta, kini berganti mala petaka yang siap dia kobarkan kapan saja. Sosok pangeran yang dulu dicinta, kini berganti wajah monster yang siap dia terkam selagi dia lapar. Kenangan manis yang mengisi sebagian ruang hatinya, kini berubah menjadi tabung oksigen yang hampa.
Pengkhianat! Serunya dalam hati. Terkutuk kau manusia laknat! Beginilah keadaan sang tokoh sekarang. Sang pangeran telah pergi meninggalkannya, demi cinta yang baru. Perlahan-lahan, tubuhnya mulai digerogoti rasa penasaran akan cinta. Sosok pangeran pun masih mengisi sebagian memori otaknya. Lelah. Itu yang sang tokoh rasakan. Sempat terbesit dalam benak sang tokoh, untuk mengakhiri hidupnya.
Apakah ini, yang pernah kalian rasakan di waktu kehilangan? Apakah menghilangkan nyawa adalah solusi terbaik untuk melupakannya? Tidak. Tuhan itu Maha Tahu, Dia Maha Adil. Dia tau apa yang terbaik untuk umatnya. Ini terbukti pada sang tokoh, Tuhan memberikan keajaiban dalam hidupnya. Seolah dalam sekejap, ia berhasil lepas dari ingatannya akan pangeran. Ruang hidupnya kembali berwarna denga beribu cara yang tak ia duga sebelumnya.
"Aku memang sempat menjadi gila, karena cinta. Namun, sekarang aku sudah kembali menjadi semula. Segala hal tentang cinta, aku kubur dalam-dalam dari ingatanku. Setiap hari, aku berdoa pada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar aku dapat melupakannya. Tuhan menjawab doaku. Aku sembuh dari penyakit cinta. Dan, Tuhan memberikanku cinta yang lain. Yang indah&abadi. Jika kalian, pernah mengalami apa yang kualami, semoga kisaku dapat menjadi inspirasi untuk kalian."
Itulah kutipab terakhir dari sang tokoh. Terbukti, ini kisah nyata! Asli! 100% Halal! Ga bohong! Dijamin!
Sekian, Salam Hangat.

posted from Bloggeroid

No More PHP, No More Tears

Bonjour a tous! *yang ga tau artinya cari GTranslate*:p
Senangnya bisa kembali menulis di atas kertas. Kertas digital yang ku jadikan mangkok, untuk ku tuangkan segala keluh kesah dalam benakku.

Sebagai pertanyaan pembuka, apa kalian tau arti PHP? Bukan, bukan Hypertext Preprocessor. Kalian terlalu gaul untuk mengatakan jawaban itu. Itu loh, Pemberi Harapan Palsu. Tau kan? Yang sudah berpengalaman, pasti koneksinya cepat, melebihi koneksi Speedy.

Readers, kali ini aku mau bahas tentang PHP nih. Inget ya, PEMBERI HARAPAN PALSU.

Sebelumnya, kalian tau ga asal muasal/legenda dari kata PHP? Pasti ga tau kan? Sama dong! Aku juga ga tau. Ga penting untuk dibahas. Karena yang mau aku bahas adalah…………….

Pertama, aku mau memberi tau kalian tentang

“CIRI-CIRI COWOK PHP”

Cewek biasa sering mendapatkan cowok yang cuman PHP saja padahal si cewek sudah menganggap cowok tersebut sudah serius menjalani hubungan denganya. Sebelum kamu terjebak dengan Cowok PHP ada baiknya kamu mengenal beberapa ciri cowok pemberi harapan palsu berikut in:

“Kirim foto dong…” Ciri cowok PHP biasanya mudah akrab dengan kamu dan biasanya akan selalu chatingan dan sms-an dengan kamu kapan pun itu dan tidak jarang dia selalu meminta foto apa yang sedang kamu lakukan saat itu. Hal ini dilakukan untuk mendekatkan diri dengan si cewek yang akan menjadi korbanya. 

“Lihat saja nanti ya…” Awal awal kenal dengan kamu maka si PHP akan selalu mengajak kamu jalan dan keluar namun selalu si cowok yang nentukan tempatnya, sekali dua kali dan tiga kali memang sedap jalan dengan si PHP tersebut namun lama lama dia tidak pernah mengajak kamu jalan kembali dan jika kamu ajak jalan maka ia akan menjawab “lihat saja nanti ya, aku kabari lagi.

"Hellouuu… ada orang nggak sih?” Pertama kenal dia selalu perhatian dan sering jalan bersama namun lama kelamaan jangan kan sms terkadang chating di facebook pun/mention di twitter tidak akan dibalas walaupun dibalas terkadang hanya sekedar iya dan ok saja. Ini tandanya cowok tersebut sudah punya cewek lain yang lebih di sukainya. Harapan yang tadinya digantungkan pada kamu, benar-benar harapan palsu.

Kedua, aku mau memberi tau kalian tentang

“CIRI-CIRI CEWEK PHP”

Fenomena cewek Pemberi Harapan Palsu (PHP) sedang ramai dibicarakan oleh para cowok yang sedang berjuang mencari cinta. Jika kamu termasuk di antaranya, sebaiknya kamu waspada terhadap jenis cewek PHP karena bisa-bisa yang didapat malah kekecewaan, bukannya pacar baru.

So, guys, simak baik-baik ciri-ciri cewek pemberi harapan palsu berikut ini agar tidak terjerat jaring cinta semunya:

1. Ramah
Banyak cewek yang memang pada dasarnya suka bersikap ramah terhadap orang lain, baik ke cowok maupun cewek. Jangan sampai menyalahartikan keramahannya sebagai lampu hijau bahwa ia tertarik untuk menjalin hubungan denganmu. Coba kenali lebih dalam dulu tentang dirinya, apakah keramahan dia terhadapmu itu spesial atau ia memang terbiasa ramah kepada siapapun yang ia jumpai.

2. Senang memuji
Cewek yang senang memuji kamu tidak selalu berarti ia ingin berhubungan denganmu. Bisa saja ia memuji karena kamu memang patut dipuji. Atau bisa jadi ia adalah playgirl yang gemar mendekati semua cowok yang menurutnya menarik. Salah satu ciri cewek playgirl adalah suka “menempel” cowok-cowok bermagnet sekelilingnya. Kalau kamu termasuk cowok tajir, bisa jadi taktik pujian itu hanya untuk mendapatkan traktiran makan malam atau baju baru. Waspadalah!

3. Perhatian yang berlebihan
Ciri ini yang paling susah dianalisis. Cewek PHP biasanya suka memberi perhatian yang lebih terhadap seorang cowok.  Namun cewek yang benar-benar sedang serius melakukan PDKT pun juga kerap melakukan hal serupa. Saat seperti ini, kamu harus memiliki intuisi yang kuat untuk dapat membedakan cewek yang benar-benar tulus memberikan perhatian dan yang tidak. Jadi, gunakan intuisimu/kata hati ketika menemui hal-hal yang berbau semacam ini. Waspada ya, para cowok sejati! Inget!

4. Dekat Dengan Semua Cowok
Tidak ada yang salah memang dekat dengan berbagai cowok baik di jejaring sosial seperti Facebook / Twitter, entah ketika sedang mengomentari status, memberikan komentar dll. , namun hal ini seringkali membuat cowok yang sedang mendekatinya menjadi bingung,  apakah ia hanya bersikap ramah saja ataukah menyimpan rasa.

Nah, seiring dengan perkembangan zaman, katanya sih ya katanya PHP itu ga ada, yang ada hanya orang ke-GR-an. So, kalau PHP itu ga ada, kenapa masih banyak tetesan air mata lugu karenanya? Apa belum puas PHP menorehkan luka yang begitu dalam di hati sang pemilik rasa?

Sudahlah.. readers yang baik, kalau kalian merasa di-PHP-in, atau pernah nge-PHP-in, mulai sekarang STOP ya! Solusi terbaik, inget ada HUKUM PEMBALASAN/KARMA. Gamau kan dapet karma! So, inget “No More PHP, No More Tears”.

Salam Hangat,

@nufaisaa


You Still Don't Look at Me


Seberapa keras usahaku? Seberapa jauh aku berkorban? Dan seberapa lama aku menunggu?
Jawabannya, sudah sangat sangat cukup.

Aku sering bertanya-tanya pada semesta, kapan aku bisa merasakan apa yang perempuan lain rasakan. Aku sering mengira-ngira, apakah hari ini adalah awal dari hari bahagiaku. Dan, aku sudah sering menopangkan tanganku diatas dagu, berharap aku menunggu sesuatu yang pasti. Tapi apa? Apa yang aku dapatkan? NIHIL.

Aku berjuang hari demi hari memendam rasa yang semakin tinggi di hati. Aku rasakan alam sekitar mulai enggan berbaur dengan kesedihanku. Aku sendiri. Ya, sendiri. Sedang berjuang memperebutkan hati yang tak kunjung melihat hati ini. Aku berlari mengejar hati itu, namun hati itu tlah pergi dengan hati yang lain. Sakit.

Kamu punya mata, aku pun juga. Kamu bisa melihat normal, aku pun juga. Tapi, tak pernahkah kau sedikit menolehkan pandanganmu kebelakang? Ada aku disitu. Aku yang sampai saat ini masih menunggu. Aku setia menemanimu, walau kau tak pernah menganggapku ada. Aku rela melihatmu dari kejauhan, demi memastikan kau baik-baik saja. Dan, aku rela kau dengannya, demi kebahagiaanmu semata.

Kamu punya hati, aku juga. Kamu bisa merasakan, aku juga bisa. Tapi, pernahkah kau merasakan apa yang aku rasakan? Memendam rasa untuk sekian lamanya. Pernahkah kau mencoba menyapaku? Bercanda ria denganku? Atau hanya sekedar melihatku? Kurasa tidak.

Aku selalu berada di belakangmu, mengiri setiap jejak langkah kakimu. Memastikan semesta tak ikut menumpahkan amarahnya padamu. Seseorang nun jauh disana, aku harap kamu mengerti.

Rabu, 19 Juni 2013

DJ Antoine - Meet Me in Paris


[Chorus]
Meet me in Paris, under the stars
And I’ll be there, wherever you are
Love in the air is filling my heart
So meet me in Paris, under the stars
Under the stars, whoa, yeah

I wanna breathe you in like air, whoa
There’s a place I want us to meet
And I am already there
And I can’t wait to see your beautiful smile, oh yeah
You’re a vision of beauty and love
Soon as you close your eyes

[Chorus]
Meet me in Paris, under the stars
And I’ll be there, wherever you are
Love in the air is filling my heart

So meet me in Paris, under the stars
Under the stars, whoa, yeah

I never dreamed it would be like this, whoa no
You’re the reason I’ve waited so long
A chance that I’d never miss
And just like a bell to be a little child, oh yeah
I could get that I’m open enough
When you close your eyes

[Chorus] x 2
Meet me in Paris, under the stars
And I’ll be there, wherever you are
Love in the air is filling my heart
So meet me in Paris, under the stars
Under the stars, whoa, yeah.

posted from Bloggeroid

FLOWER

Siapa sih cewek yang ga suka sama bunga? So pasti suka dong. Ada yang suka banget malah. Kebetulan banget nih, gua lagi mau share foto-foto tentang bunga yang ada di hp. Maklum, namanya juga kurang kerjaan. Eits, tapi bukan termasuk kategori jomblo ya. Bunga yang mau gua share beneran ya, bukan Bunga Citra Lestari. Kali aja ada yang salah paham wkwk. Inget loh, habis liat ini jangan pada ngiler. Buat (cewek) jangan langsung minta pacaranya buat dibeliin bunga. Kalo pacaranya lagi bokek alias gapunya uang gimana tuh? Wkwk. Buat (cowo) jangan langsung beliin pacarnya bunga. Mahal tau cyn. Eh tapi cari aja bunga yang murah, bunga bangke misalnya. Dan buat yang jomblo jangan sedih coy! Gua yakin kok, kalian pasti bakal dapet pasangan, SUATU SAAT NANTI. Oke, udah dulu ah bercandanya. So, langsung liat foto di bawah ini ya.












Udah ya, gambarnya sedikit aja yang gua share. Kalo kebanyakan, nanti gabisa dipublish bro. Soalnya gua nge-post-nya lewat hp. Tuh kan jadi curhat. Tapi gpp deh, kalian kan pendengar setia. Eh salah, maksudnya pembaca setia.
Salam Manis,:)

posted from Bloggeroid

Aku Tahu Ku Takkan Bisa tapi Aku Mencoba Untuk Bisa

Hi Guys! Ada yang masih setia terjaga sampai esok pagi? Kalau iya, kalian senasib denganku. Entahlah akhir-akhir ini, insom-ku menghampiri lagi *curhat dikit*. Anyway, gara-gara gabisa tidur, dan maksain diri buat tidur. Akhirnya yang ada malah jadi flashback. Ya, flashback. Dan akhirnya jadilah sedikit curahan ini. Selamat membaca kawan!

Sekilas wajahmu terlintas di benakku (lagi). Ada apakah gerangan? Bayang-bayang indah yang sudah susah payah ku kubur sedalam mungkin, kini lepas dari sangkarnya. Butiran air mata yang selama ini ku tahan dengan berbagai cara kini menari bebas di pelupuk mata. Jujur untuk diriku sendiri, hati ini belum bahkan mungkin tidak akan pernah bisa menerima kenyataan ini. Kenyataan yang sudah terjadi beberapa tahun silam. Ya, silam. Usang. Berdebu. Namun, sayangnya itu yang membuatku tetap bertahan disini. Menanti merpati membawa kabar dari seseorang disana. Berharap akan ada cerita yang sama dilain hari. Aku terlalu bodoh menyimpan rasa ini sendiri. Atau... memang hanya aku saja yang menyimpannya? Tuhan, aku bukannya lelah dengan hidup yang kujalani, aku bukannya letih menanti angan yang tak pasti, dan aku bukannya senang dengan penderitaan yang ku buat sendiri. Tapi, izinkan aku bahagia.. walau hanya sebentar. Izinkan hati ini ikhlas menerima segala takdir semesta. Tuhan, aku percaya akan janjimu. Aku percaya akan ada waktu dimana aku akan bahagia bersama dia. Ya, 'dia' yang telah kau ciptakan untuk menjadi pendampingku kelak. Tuhan, maafkan aku. Aku tau aku takkan bisa dengan segala kesilaman ku tapi aku akan mencoba untuk bisa.

posted from Bloggeroid

Senin, 20 Mei 2013

WANITA BICARA LEWAT AIR MATA


Mengapa wanita lebih mudah menangis? Apakah tetesan air matanya merupakan untaian kata yang tak mampu tersampaikan?
Readers, andai kalian tahu hati wanita itu rentan, mudah sekali terluka&merasakan sakit. Butiran air matanya seakan mampu ungkapkan semua yang tak terungkap. Setegar apapun ia berkata, sekuat apapun seorang wanita menahan perasaannya, apabila tiba saatnya maka air matalah yang berbicara.
Menurut hasil study, ada 9 hal yang mampu membuat wanita menitikkan air matanya.
1. Faktor Hormon
Memasuki saat Pra menstruasi atau PMS, wanita cenderung sering bersikap yang tidak biasanya, seperti sering marah-marah, sulit mengatur emosi dan sangat sensitif dengan hal-hal yang berkaitan dengan perasaan. Maka dari itu wanita yang sedang mengalami saat pra menstruasi kadang tidak bisa mengontrol tingkat emosinya dan seketika meledak seperti bom TNT.

2. Memanipulasi Keadaan
Rasa bersalah atau malu seringkali diungkapkan oleh wanita dengan menangis, hal ini dilakukan semata-mata untuk menarik rasa simpati dan usaha untuk menutupi kesalahan dari sang kekasih agar tidak marah atau kecewa dengan dirinya. Memang hal ini bisa dibilang tidak mencerminkan sikap kedewasaan didepan pria, namun sebagian wanita yang menjalin hubungan dengan pria, menganggap cara ini cukup efektif untuk mendapatkan maaf atau sekedar bermanja-manja dengan kekasihnya.

3. Perasaan Emosi
Saat air mata bukan menjadi alasan faktor PMS atau manipulasi, barangkali faktor emosilah yang berperan saat wanita sedang diliputi emosi. Banyak faktor yang menyebabkan wanita merasa emosi seperti frustasi, sakit hati atau masalah lainnya yang melibatkan perasaan. Saat perasaan emosi wanita sedang memuncak dan tidak menemukan tempat untuk mencurahkan isi hatinya, biasanya menangis menjadi solusi yang dipilih untuk melepaskan rasa sesak pada perasaannya.

4. Kehilangan

Ketika wanita merasa kehilangan sesuatu dalam dirinya maupun dalam hidupnya mereka akan menangis. Hal ini tidak lepas dari sifat wanita yang selalu menjaga apapun yang dimilikinya. Wanita yang tegar akan menerima dengan ikhlas. Namun dibalik keikhlasan itu kemudian dia menangis terkadang tak ada orang lain yang melihatnya. Sebagian lagi ketika merasa kehilangan sesuatu, mereka akan meluapkan perasaannya dengan tangisan.

5. Dibohongi

Pada saat wanita merasa dirinya telah di bohongi, perasaan kecewa dan sedihlah yang timbul. Pada saat situasi seperti ini wanita cenderung diam dan menyesali keaadan kenapa sampai di bohongi. Akhirnya terkadang tanpa sadar dalam lamunannya wanita mengeluarkan airmatanya.

6. Dilupakan

Wanita selalu ingin diperhatikan oleh pasangannya seperti saat ulang tahun misalnya. Ketika pasangannya lupa hari ulang tahunnya maka reaksi yang timbul adalah rasa kecewa dan sedih yang berujung dengan airmata yang keluar. Wanita selalu ingin dikenang dan tidak mau dilupakan, maka ketika dia dilupakan wanita cenderung sedih dan menangis.

7. Terharu

Perasaan ini muncul ketika wanita melihat maupun mendengar hal hal yang menyentuh perasaan. Terkadang perasaan sedih, namun hal hal yang membahagiakanpun terkadang membuat wanita terharu. Ketika wanita merasakan seuatu yang menyentuh perasaannya dan membuat terharu biasanya mereka menangis. Hanya saja ketika wanita terharu mereka menangis hanya menitikan air mata terkadang tanpa mengeluarkan suara.

8. Marah

Saat marah wanita kecenderungan untuk berteriak, cemberut, bersikap atau berkata kasar sampai menangis bisa saja terjadi. Hal itu kadang membuat orang disekitarnya dan terutama sang pacar ikut terkena imbas dari amarahnya. Jika sudah dalam situasi demikian, biasanya wanita ingin sekali diperhatikan, didampingi dan didengarkan keluhannya oleh orangtua, teman dan terutama pacar. Dengan cara itulah yang bisa menurunkan amarahnya karena wanita merasa memiliki kekuatan dari orang-orang yang bisa mengerti situasinya.

9. Teringat Sesuatu

Teringat kenangan masa silam baik itu menyenangkan atau menyedihkan tentunya pernah dialami setiap orang. Reaksinya pun akan berbeda-beda jika mengingat kenangan tersebut. Khususnya bagi kaum hawa, jika teringat kenangan manis, biasanya ia akan tersenyum sambil mencoba kembali kemasa itu, tetapi jika teringat hal yang menyedihkan sikapnya pun bisa berubah secara tak terduga, entah itu marah atau sedih, tergantung dari situasi pada kala itu.

posted from Bloggeroid