Aku, hanyalah wanita biasa. Bukan wonder woman. Bukan pemilik hati baja. Dan bukan juga robot.
Aku, punya hati. Aku, punya perasaan. Aku, seperti wanita lainnya.
Aku ingin diperlakukan biasa. Meski banyak orang menyalah artikan kata biasa. Bukan maksud ku ingin dilihat, dipuji, atau dielu-elukan oleh semua orang. Aku hanya ingin dihargai. Aku tak menuntut lebih. Tak juga berharap kasih.
Aku ingin dianggap ada. Sosokku nyata, menginjak tanah. Aku bukan makhluk halus yang perlu kalian takuti. Sekali lagi, aku sama seperti kalian.
Dan, aku juga tak ingin dibuang. Aku senang membantu kalian. Aku senang bercanda tawa dengan kalian. Dan, aku senang jika aku bermanfaat bagi kalian.
Tapi, aku mohon... jangan perlakukan aku seperti bunga. Saat berkembang, kalian petik. Kalian puji semua keindahan yang ku miliki. Tapi, saat layu... kalian hempaskan ke tanah, terinjak-injak oleh lalu lalang kaki-kaki kesibukan. Atau kalian buang ke tempat sampah, tercampur dengan sejuta aroma yang membuat bunga itu kotor. Atau kalian urai mahkota bunga itu ke lantai.. agar jika tersapu, akan berbaur dengan debu.
Hanya itu yang kupinta dari sebuah pertemanan. Tak banyak bukan? Tapi mengapa rasanya sulit untuk didapatkan? Atau memang kalian yang sengaja tak ingin melakukan?


















